Catatan Sejarah di Bulan Sya’ban

Catatan Sejarah di bulan Sya’ban

Penulis: SABE

1. Pindahnya kiblat dari Bait al Maqdis ke Ka’bah.

Ketika turun perintah untuk mengerjakan Sholat, kaum muslimin sholat menghadap ke arah Bait AlMaqdis di yerussalem, dan setelah hijrah ke madinah, kaum muslimim banyak bertemu dengan orang-orang Yahudi yang selalu mengejek mereka, melihat seperti itu, nabipun tidak tega melihat kaum muslim yg selalu diejek dan berdoa untuk memindahkan kiblat, kemudia Allah menjawab doa nabi Muhammad dengan menurunkan Surat Al Baqoroh ayat 133. Kaum muslim melaksanakan sholat dengan menghadap ke bait al Maqdis selama 17 bulan 3 hari.

 

2. Turunnya perintah puasa Ramadhan.

Turunnya perintah shoum Ramadhan pada bulan Sya’ban tahun ke dua Hijriyah.

 

3. Turunnya ayat Sholawat.

Pada bulan Sya’ban juga diperintahkan bagi kaum muslim untuk bersholawat kepada nabi Muhammad, karena diturunkannya surat alAhzab ayat 56, maka dari itu sebagian besar ulama mengatakan bahwa bulan Sya’ban ini adalah bulan sholawat, dan dianjurkan kepada seluruh kaum muslim untuk memperbanyak sholawat.

4. Terjadinya perang Badr asSughro.

Pada perang Uhud,Abu Sufyan berkata kepada kaum muslim bahwa mereka akan berperang lagi di Badar pada tahun depan. Kemudian pada tahun 4 Hijriyah, nabi menepati janji dengan membawa 1500 pasukan, diantaranya 10 orang penunggang kuda, dan Ali bin Abi Tholib di amanatkan untuk membawa bendera perang, Abu Sufyanpun keluar dari Mekkah dan membawa 2000 pasukan, namun di dalam perjalanan, Abu Sufyan berteriak bahwa saat ini adalah saat kemarau, kering dan tandus, dan mengajak seluruh pasukan untuk kembali ke Mekkah, dan merekapun membatalkan kriinginan untuk berperang dan mengingkari janji.

Seluruh pasukan muslimpun kembali ke Madinah dengan bangga, karena musuh takut dan tidak menepati janji, ini adalah modal mental yang sangat berharga bagi kaum muslim, semakin percaya diri untuk maju dan berkembang.

 

5. Lahirnya putra Ali bin Abi Tholib,al Husain

Sayyiduna Husain, putra Ali bin Abi Tholib, lahir di Madinah pada lima Sya’ban, dan meninggal di Karbala pada 10 Muharrom tahun 61 Hijriyah.

6. Terjadinya hadis ifqi

Hadis Ifqi, atau kejadian fitnah, adalah fitnah Abdullah bin Ubay kepada Sayyidah Aisyah, istri nabi, yg dikatakan berselingkuh kepada Shofwan bin Muathol, keadaan seperti ini membuat nabi resah, karena rakyat Madinah termakan isyu ini, hingga akhirnya Allah menurunkan surat alNur ayat 11-13.

Hadis Ifqi ini terjadi pada bulan Sya’ban tabun ke enam Hijrah, disaat kaum muslim menyerang bani al Mustholiq, setelah perang, Sayyidah Aisyah ikut dalam rombongan, kaum muslim kembali ke Madinah, dalam perjalan pulang, Sayyidah Aisyah tertidur di jalan dan diketemui oleh Shofwan Muathol, sebagai pasukan penyisir, kemudian mereka berdua kembali ke madinah dengan menunggang satu kuda, hal inilah yang dimanfaatkan oleh Abdullah bin Ubay untuk menyebarkan fitnah.

Setelah turunnya surat al Nur ayat 11-13, kepada mereka yang menyebarkan fitnah dihukum cambuk 80 kali.

7. Lahirnya Ali Zainal Abidin bin Al Husain bin Ali bin Abi Tholib.

Ali Zainal Abidin adalah cucu sayyiduna Ali bin abi Tholib dari Husain, beliau dilahirkan pada lima Sya’ban tahun 38 Hijriyah, beliau terkenal dengan al Sajjad, karena menurut satu riwayat, beliau adalah ahli ibadah dan melakukan sholat sebanyak 1000 rakaat setiap harinya, beliau juga dibeli gelar Zainal Abidin.

 

Dan banyak lagi kejadian kejadian di bulan Sya’ban ini, diantaranya:

– Perang bani al Mustholiq tahun ke lima Hijrah

– Pengiriman pasukan Abdurrohman bin Auf ke Daumatul Jandal pada 6 Hijrah

– Pasukan Ali bin Abi Tholib dikirim oleh rosulullah ke fadak pada tahun ke enam hijrah.

– Pengiriman pasukan Umar bin Khotthob ke Thurobah

– Pengiriman pasukan Abu Bakar al Shidiq ke Najed tahun hijrah.

– Wafatnya sayyidah Umi Kultsum, putri rosul dan istri Usman bin Affan, pada bulan Sya’ban tahun ke 9 Hijrah.

Begitu banyak catatan sejarah yg terjadi di bulan Sya’ban ini, dan sekarang apa yg akan kita catatkan di bulan Sya’ban tahun ini, baik itu catatan pribadi atau catatan untuk sejarah, banyak sekali fadilah di bulan Sya’ban ini, tinggal kita yang harus memperbanyak bekal akhirat kita.