MENITI SHIRAH NABAWI MEMBANGUN MADINAH

MENITI SHIRAH NABAWI MEMBANGUN MADINAH

Oleh : Muhammad Hanif

Sejak dulu kala Yatsrib yang terletak di sebelah utara Makah adalah kota yang strategis karena sebagai lalu lintas perdagangan dari Makah ke Syria.

Orang yahudi dan Arab sejak sebelum masehi sudah berkuasa di negeri ini. Baru pada abad ke 5 M suku Khazraj dan Aus dari Arabia Selatan masuk dan menetap di kota ini dan dekat dengan orang-orang Yahudi yang otomatis ajaran Taurat telah mempengaruhi keyakinan mereka, maka tidak heran jika kedua suku ini cepat menerima Islam.

Tatkala Rasulullah SAW melihat perkembangan Islam yang pesat di Yatsrib maka Beliau memerintahkan umatnya untuk hijrah ke Yatsrib dengan sabdanya “Sesungguhnya Allah Azza Wazalla telah menjadikan orang-orang Yatsrib sebagai saudara bagimu dan negeri itu sebagai tempat yang aman bagimu”.

Maka secara berkelompok kelompok kaum Muslim hijrah ke Yatsrib.

Senin 8 Rabiul Awal 1H tibalah Muhammad, Abu Bakar dan Ali di Quba mereka bermalam dn istirahat disatu lokasi yang kelak menjadi pusat kota.Jum’at 12 Rabiul Awal 1 Hijrah Rasulullah SAW memasuki kota Yatsrib dengan mendapat sambutan yang hangat penuh kerinduan dn rasa hormat dari penduduknya. Hari itu Rasul melaksanakan shalat Jum’at pertama dan khutbah pertama kalinya, sejak itu Yatsrib berubah menjadi Madinatun Nabiy (kota Nabi) yang selanjutnya berubah menjadi Madinah.

Continue reading